… gerimis di luar…
Ada beberapa istilah mesin pencari yang mampir ke blog ini:
GPS gratis?
Layanan mendapatkan sinyal GPS gratis, tapi harus beli/sewa/pinjam receiver-nya.
(Sinyal) GPS bisa dipakai di Indonesia?
Ya, bisa dipakai di mana saja, asal antenanya berada di tempat yang bisa menerima sinyal satelit yaitu di ruang terbuka yang bisa melihat ke langit tanpa gangguan pohon, gedung atau benda apapun yang tinggi bentuknya yang menghalangi sinyal dari satelit ke antena receiver. Nggak perlu terlalu terbuka seperti di laut atau di gurun, tapi semakin pandangan ‘terbuka’ ke langi, semakin baik, mungkin malah semakin cepat.
HP dengan GPS?
Sudah ada, silakan beli sendiri
HP dengan GPS bisa dilacak orang lain?
Jawaban singkatnya tidak (tapi baca item di bawah), kecuali ada program pada HP anda yang mengirimkan pesan (entah SMS, entah data dengan GPRS/3G) yang berisi informasi posisi yang didapatkan dari modul receiver GPS pada HP anda ke orang/komputer/pihak lain. Kemungkinan besar anda tidak akan memasang program semacam ini pada HP anda (ngabisin pulsa, kurang kerjaan banget sih?). Kalau terjadi, mungkin anda pejabat yang sedang dalam penyelidikan KPK yang tiba-tiba dapat HP ber-GPS gratis (no offense here).
HP tanpa GPS bisa dilacak?
Ya, dan proses pelacakannya tidak ada hubungannya dengan GPS. Setiap HP pasti akan selalu terhubung ke (mungkin) satu atau lebih BTS pada saat HP anda nyala. Jadi posisi HP anda bisa dilacak di sekitar BTS terakhir di mana HP anda teregistrasi dengan jarak ke HP yang bisa dihitung secara kasar dari kekuatan sinyal HP. Tapi pertanyaan selanjutnya, “sekitar”itu seberapa luas? Di daerah kota mungkin jarak antar BTS cukup dekat, taruhlah kurang dari 5-10km, jadi posisi kira-kira HP berada pada lingkaran dengan jari-jari 5-10km dengan titik pusat BTS yang menjadi tersangka. Silakan membayangkan pak polisi mblusak-mblusuk jalanan mencari di daerah dengan luas sekitar π*5² km². Istilah kerennya Location-based service dan mungkin berbeda-beda tiap provider.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah GSM provider anda sudah mendukung layanan LBS untuk dikirimkan kepada yang ingin melacak secara real time. Kalau anda bertanya pada mbak-mbak cantik dan mas-mas ganteng di customer service, kemungkinan besar tidak tahu, so please don’t ask them or you’ll start blogging your conversation.
Dan pertanyaan yang mengikut adalah, apakah HP saya bisa dilacak orang lain? Mungkin ya, tapi mungkin si orang yang melacak anda harus mengikuti sekian langkah prosedur birokratis adminstratif yang mungkin berbayar pada kantor GSM provider, itupun kalau GSM providernya mau ngasih.
Apa guna GPS semacam Garmin yang ada di pasaran buat saya?
Kalau anda tukang becak atau pengemudi taksi yang sudah kenal betul ke mana jalan Sudirman di kota X berada, anda tidak akan butuh GPS saat anda di kota X. Intinya, jika anda sudah mengenal lokasi-lokasi di sekeliling anda, hanya satu dua alasan yang tersisa: untuk hobi atau pemuas batin
Lain ceritanya jika anda di kota Y yang belum anda kenal atau cuma berkunjung sekali dua, GPS semacam Garmin akan membantu menentukan arah pada peta yang disediakan di alat anda.
Atau anda penggemar naik gunung seperti teman saya. Anda pasti naik gunung yang sama sekali dua saja, kecuali memang ngekos di atas gunung itu. Paling tidak harus ada: receiver GPS dan PETA. Dua hal tidak bisa dipisahkan dan kemungkinan besar GPS yang anda beli sudah ada petanya, walau terbatas dalam hal daftar jalan dan nama tempat. Kalau tidak ada petanya, mungkin bisa tukar data di situs semacam ini.
Beli Garmin di mana?
tanya eyang google lagi dong ah.
Bisa buat peta dengan GPS macam Garmin punya?
Ya, peta sederhana. Sederhana = peta anda tidak punya kontrol kualitas. Tapi rasanya cukup untuk menjadi peta penunjuk arah, taruh di undangan kawinan misalnya atau ikut berbagi-pakai di situs tadi.
Emang serumit apa kontrol kualitasnya?
Anda perlu belajar dulu ilmu Geodesi, sebelumnya belajar dulu ilmu matematika dasar: trigonometri, kalkulus, aljabar linier kemudian statistik, ilmunya namanya Hitung Perataan (English: Least Squares). Jangan khawatir, sekarang semuanya sudah dibuat perangkat lunaknya. Tapi kalau anda tidak mengerti apa yang ada di balik perangkat lunaknya, bagaimana cara anda bertanggung jawab kalau misalkan petanya salah? Tidak bisa semerta-merta menyalahkan perangkat lunak.
Ini guyon apa serius?
Nggak, tapi sampai sekarang ya itu yang saya tahu ![]()
Ditulis dalam gps, sakkarepku